Seandainya

June 6th, 2008 by namakuchicha

Seandainya hati bebas berbicara

Dia pasti sudah mengatakan kepadamu…

 

Seandainya pikiran terus bertutur

Maka bosan pun akan melanda

Sebab ia hanya bercerita betapa birunya
rinduku

 

Setiap hari, setiap jam, dan setiap detik

Setiap tempat, setiap lagu, dan setiap kisah  

Melayangkan bayangmu…

 

Malaikat-malaikat yang bersamaku

Adakah mereka menyapamu?

Sebab banyak yang dapat mereka ceritakan…

 

Jiwa yang terperangkap hasrat dan takdir

Haruskah selalu seperti ini?

Benarkah harus seperti ini?

 

Bila tanya dapat langsung terjawab

Mungkin lara takkan terus mendera…

 

Seandainya…

 

 

(14 Juli 2006)

 

SEKILAS TTG NOVENA KERAHIMAN ILAHI

May 5th, 2008 by namakuchicha

Mungkin di antara kita ada yang pernah dengar tentang Novena Kerahiman Ilahi.

Tapi mungkin aja baru kali ini mendengarnya. ..

Tapi, apa salahnya buat cari tahu lagi?

Yang jelas, asal mula dari Novena Kerahiman Ilahi adalah dari pesan Yesus pada St. Faustina.

(Kalau mau tahu lebih jelasnya, Search it in GOOGLE please….

Lebih lengkap!! Krn ga mungkin aku tulis disini…

Kepanjangan booo…..=P )

Dulu, aku nggak ngerti apa arti Kerahiman Ilahi. Aku pikir itu suatu kata lain dari kebijaksanaan. Dan meskipun nggak ngerti, aku coba juga doa itu pada waktu aku ngalamin masalah…. Maklum, bosan sama bentuk doa yang lain! Nah loh! Hehehe.

Tapi walaupun nggak ngerti, Tuhan tetap mengabulkan doaku lohhhhh…

hohoho (*tawa penuh kemenangan*)

Ternyata,

Kerahiman itu artinya belas kasihan atau kemurahan hati…

(oh, itu toh…)

Jadi kerahiman Ilahi = God’s mercy…

Isn’t it sounds beautiful?

Bener tuh,

Saking Yesus penuh belas kasih, makanya DIA memberikan doa ini kepada kita

Supaya kita tahu bahwa DIA bukan ALLAH penghukum tapi ALLAH yang PENUH KASIH…

Nah, pada waktu penampakanNYA ini, selain pesan untuk doa novena ini Yesus juga meminta

St.  Faustina untuk menggambarkan penampakanNYA en menyebarluaskan gambar itu.

Nah, sehubungan dengan gambar penampakan ini,

Ada   banyak versi yang sering kita lihat, terutama yg versi satu ini:

Divinemercy2_1

tapi sebenarnya versi ini yang salah dan belum dilihat oleh St. Faustina….

Trs yang bener yg mana dong?

Saudara-saudari ku dlm Kristus (ceileeee… pendeta bener!),

Yg bener adalah gambar yang ini neeh!!!!!

Divinemercysmaller_2

BEDANYA APAAA???

COBA perhatikan baik2!!!

ATAU kalau susah lihatnya, cari lagi di GOOGLE, beibeeehhh!!!!

Ternyata bedanya adalah:
DI  KEDUA MATA YESUS!!!!

Mata Yesus di gambar yg kedua, tidak sedang menatap ke arah kita!!

Tapi DIA menunduk ke bawah…

Kenapa?

Karena DIA nggak pengen kita merasa bahwa DIA menghakimi kita…

Jadi DIA seolah-olah pengen kasih tahu,

Lihatlah lambungku yg mengucurkan DARAH dan AIR

(yup, warna merah dan putih itu melambangkan Darah dan Air)…

AKU mencintai kamu, dan tidak akan memandang lagi dosa-dosamu….

KEREN nggak tuh!!! 

TUHAN kita maha pengampun, maha pengasih dsbnya…

Darah dan Air itu dari lambung itu menandakan bhw YESUS sudah bener2 mati buat kita… (kalau kalian yg belum tahu soal ini, aku jelasin deh…)

Orang yg hidup, lambungnya akan dipenuhi  dengan darah…

Tapi ketika dia mati, pelan2 darah itu akan berubah menjadi air…

Nah, pada waktu lambung Yesus ditikam oleh seorang prajurit,

Lambung DIA mengeluarkan darah dan air…

Jadi kira2 (mnrt ahlinya) , DIA sudah sekitar 2 jam an meninggal….

Makanya,

Tangan Yesus yang satu menunjuk pada lambungNya,

Sebagai bukti bahwa DIA mencintai kita sampai rela mati buat kita…

Dan yang satunya lagi,

Memberkati kita….

Mata NYA? Tidak memandang lagi akan dosa-dosa kita….

COOL.. COOL.. COOL…

Makanya teman-terman…. Ayuukk….

Novena Kerahiman Ilahi!!!!

Aku sudah membuktikannya loh!!!!

DIA bener-bener ALLAH yg penuh belas kasihan dan

YESUS, KAU ANDALANKU….

AMIN!!!

December 20th, 2007 by namakuchicha

LOVE DOESN’T NEED A REASON

One day a gal asked:
why dou like me..?
why do you love me ..?


HE answered: I can’t tell the reason.. but I really like you..

SHE: You can’t even tell me the reason. How can you say you like me? How can you say you love me?

HE: I really don’t know the reason, but I can prove that I love you.

SHE: I don’t want any proof. I want you to tell me the reason. My friend’s boyfriend can tell her why he loves her but you can’t!

HE: OK..OK!! ermmss..
because you are beautiful,
because your voice is sweet,
because you are caring,
because you are loving,
because you are thoughtful,
because of your smile,
because of your every movement.

The gal felt very satisfied with his answer.Unfortunately, a few days later, the gal got an accident and became coma.

HE then placed a letter by her side, and here is the content:

Darling,
Because of your sweet voice that I love you…
Now can you talk? No, therefore I cannot love you.
Because of your care and concern that I like you..
Now that you cannot show them, therefore i cannot love you.
Because of your smile, because of your every movement that I love you..
Now can you smile? Now can you move?
No, therefore I cannot love you…
If love needs a reason, like now, there is no reason for me to love you anymore.
Does love need a reason? NO!
Therefore, I still love you…


Sometimes the best and the most beautiful things in the world cannot be seen, cannot be touched, but can be felt in the heart.
Love doesn’t need a reason… it’s something you can feel burning inside your heart and waiting to explode…Please.. never ever ask someone why do they love you.. Love is natural and without love the world is nothing but a piece of crap.. so everyone, love the world and also love your loved ones…
 

(By : unknown) 

A message by George Carlin (comedian)

November 2nd, 2007 by namakuchicha

The paradox of our time in history is that :

1. We have taller buildings but shorter tempers, wider Freeways, but narrower viewpoints.

2. We spend more, but have less; we buy more, but enjoy less.

3. We have bigger houses and smaller families, more conveniences, but less time.

4. We have more degrees but less sense; more knowledge, but less judgment; more experts, yet more problems; more medicine, but less wellness.

5. We drink too much, smoke too much, spend too recklessly, laugh too little, drive too fast, get too angry, stay up too late,  get up too tired, read too little, watch TV too much , and pray too seldom.

6. We have multiplied our possessions, but reduced our values.

7. We talk too much, love too seldom, hate too often. We’ve learned how to make a living, but not a life.

8. We’ve added years to life not life to years.

9. We’ve been all the way to the moon and back, but have trouble crossing the street to meet a new neighbor.

10. We conquered outer space but not inner space.

11. We’ve done larger things, but not better things.

12. We’ve cleaned up the air, but polluted the soul.

13. We’ve conquered the atom, but not our prejudice.

14. We write more, but learn less. We plan more, but accomplish less.

15. We’ve learned to rush, but not to wait. We build more computers to hold more information, to produce more copies than ever, but we communicate less and less.

16. These are the times of fast foods and slow digestion, big men and small character, pencernaan yang lambat, orang besar dengan steep profits and shallow relationships.

17. These are the days of two incomes but more divorce, fancier houses, but broken homes.

18. These are days of quick trips, disposable diapers, throwaway morality, one night stands, overweight bodies, and pills that do everything from cheer, to quiet, to kill.

19.It is a time when there is much in the showroom window and nothing in the etalase showroom stockroom.

Remember,

Spend some time with your loved ones, because they are not going to be around forever.

Remember,

Say a kind word to someone who looks up to you in awe, little person soon will grow up and leave your side.

Remember, to give a warm hug to the one next to you, because that is the only treasure you can give with your heart. It doesn’t cost a cent.

Remember, to say, "I love you" to your partner and your loved ones, but most of all mean it. A kiss and an embrace will mend hurt when it comes from deep inside of you.

Remember, to hold hands and cherish the moment for someday that person will not be there again.

Give time to love, give time to speak! And give time to share the precious thoughts in your mind.

AND ALWAYS REMEMBER:

Life is not measured by the number of breaths we take, but by the moments that take our breath away.

LOVE is a VERB

October 30th, 2007 by namakuchicha

“Love” — the feeling — is a fruit of "love" — the verb –.

In the great literature of all societies, love is a “verb”. People make it just a “feeling”. They’re driven by feelings. Hollywood has generally scripted us to believe that we are a product of our feelings. But the Hollywood script does not describe the reality.

Love is something you “do”: the sacrifices you make, the giving of self, like a mother bringing a newborn into the world. If you want to study love, study those who sacrifice for others, even for people who offend. Love is a value that is actualized through loving actions. Proactive people subordinate feelings to values. "Love" – the feeling – can be recaptured.

(taken fr: Stephen Covey)

Doa seorang chicha

June 10th, 2007 by namakuchicha

Tuhan, tyt aku udah ga kuat lagi makan ’sayur’ ini.

Aku sudah muntah2 jadinya

dan benci setiap kali ngelihat sayur ini.

kalo boleh Tuhan, aku minta makanan yg lain.

yg aku bisa makan, tetapi gizinya tetap sama

bagi kepentingan tubuh dan jiwaku.

yg tersisa skg ini, aku akan makan dgn pelan2 walaupun mual2..

sambil menunggu makanan lain

yg Engkau ijinkan buat aku makan

dan Engkau sendiri yang memberikan kepadaku.

karena aku ga berani, untuk berlari meninggalkan sayur ini dan

mengambil sendiri makanan yg lain selain yg dari tanganMu.

aku percaya, Tuhan ga akan tega ngeliat aku seperti ini terus-terusan.

aku percaya, Tuhan masih sayang sama aku

dan pengen melihat senyum kembali di wajahku.

AMIN.

Nyanyian kecil sepotong hati

June 8th, 2007 by namakuchicha

Sunyi. Sepi. Dingin.

Kutoleh kiri dan kanan.

Hening. Hanya kegelapan.

Perih terasa.

Pelan dan pasti

Di sudut yang terdalam,

Dia mulai membeku.

Semakin lama semakin cepat semakin mantap.

Satu sisi menjerit “jangan!”

Tapi tak ada kehangatan,

Suara pun menghilang.

Tak ingin mengeras, tak ingin membeku.

Dia terdiam.

Kujualkah jiwa ini?

Pada uluran tangan yang lain,

Meskipun palsu tapi hangat.

Meskipun sementara tapi bahagia.

Tidak, kataku.

Takkan menjadi milik siapapun.

Lalu kubiarkan dia mengeras dan membeku.

Dalam malam yang dingin

Dan angin yang kejam.

Sampai dia mati.

Atau mungkin,

Sampai pertolongan tiba,

Sebelum semuanya terlambat.

P.S. I Love You

March 26th, 2007 by namakuchicha

gue pernah baca sebuah novel yang judulnya P.S. I Love You.

jujur aja, waktu itu sempet terkesan banget.

bukan karna novelnya yang bagus, tapi sama salah satu karakter

di cerita itu.

ceritanya nih ada sepasang suami istri yang saling mencintai, namanya Holly en Gerry. Suatu hari Gerry meninggal. Holly yang terpuruk en sedih setengah mati gara2 ditinggal mati suaminya udah bener2 kayak orang yg gak punya semangat hidup. hopeless banget gitu deh…

sampe suatu ketika, Holly nemuin setumpuk surat dari suaminya yang boleh dia buka sebulan sekali.

Isi dari surat Gerry itu ternyata instruksi-instruksi yang hrs dilakuin sama Holly setelah kematiannya. Tanpa Holly sadarin, setiap kali dia ngelakuin instruksi itu, dia bertambah kuat setiap harinya.

Dari sini kita bisa liat, kalo rasa cintanya Gerry itu yang guede itu bener2 membuat dia sangat mengenal istrinya…sampe2 dia tahu banget apa yang bakalan terjadi sama istrinya kalo dia udah nggak ada.

Saking cintanya juga sama Holly, Gerry juga udah mempersiapkan segala sesuatunya untuk istrinya kalau suatu hari nanti dia meninggal…

Sebenarnya, cintanya Gerry ke Holly ini sama kayak cintanya Yesus ke dia. …

saking cintanya DIA sama kita, DIA udah nyiapin segala sesuatunya buat kita kalo seandainya DIA udah nggak ada lagi di dunia.

2000 tahun yang lalu, pada waktu Yesus di salib, kita nggak ada disana buat memperbaharui perjanjian kita dengan Allah Bapa…

tapi saking cintanya Yesus ke kita, DIA udah mempersiapkan segala sesuatunya buat kita…

DIA hadir dalam bentuk Roti Hidup spy kita bisa tetap memperbaharui perjanjian kita dengan Allah Bapa melalui perantaraan DIA, bersama DIA, dan di dalam DIA (lewat komuni kudus itu).

DIA tahu kalau hidup kita bakalan hopeless kalau nggak ada DIA.

Bakalan terpisah jauh dari Bapa, en lost gitu deh…

makanya DIA persiapin supaya kapanpun juga,

kita bisa terus dikuatin…

gitu…

jujur aja, lewat P.S. I Love You,

gue jadi ngerti apa yang dimaksud sama Mother Teresa,

"when you look at the crucifix, you see how much Jesus loved you.

but when you look at the Holy Communicon,

you see how much Jesus loves you"

God Bless

I Carry Your Heart With Me

February 11th, 2007 by namakuchicha

I carry your heart with me…

I carry it in my heart.

I am never without it

Anywhere i go you go, my dear, 

and whatever is done by only me is your doing, my darling


I fear no fate

For you are my fate, my sweet

I want no world

For beautiful you are my world, my true,
and it’s you are whatever a moon has always meant
and whatever a sun will always sing is you

here is the deepest secret nobody knows
here is the root of the root and the bud of the bud
and the sky of the sky of a tree called life;

which grows higher than the soul can hope or mind can hide
and this is the wonder that’s keeping the stars apart

i carry your heart

i carry it in my heart.

                                                    (Taken from "In Her Shoes" film)

hati2 penipuan berkedok Mastercard!!!

December 4th, 2006 by namakuchicha

shallom,

aku mau sedikit sharing kalo aku habis diselamatkan Tuhan dari penipuan..

tadi siang aku habis ditelpon oleh orang yang mengaku bernama Herry.

dia bilang kalo dia dari kantor jaringan Mastercard International.

dia tahu kalau aku punya kartu kredit ABN-AMRO

dan punya setiap data-data pribadiku yang sangat meyakinkan.

trus dia pertamanya ngaku kalau dia direkomendasikan oleh

Mastercard untuk menawarkan promosi-promosi milik perusahaannya.

berhubung aku sering dapetin penawaran2 kayak gitu,

ya aku dengerin aja…

siapa tahu ada penawaran yang lumayan.

ternyata dia mengatakan kalau aku mendapatkan voucher menginap

di hotel berbintang 5 selama 4 hari 3 malam (family room)

dan voucher sebesar 200ribu untuk pembelian tiket

pesawat domestik (PP).

trs dia bilang kalau akan mengantarkan voucher itu dan voucher

itu bisa dipakai kalau aku mendepositkan uangku

sejumlah 1 juta yang akan dicicil selama 10 bulan

dengan menggunakan kartu ABN ku itu

ABN juga akan meningkatkan kredit limit ku dan bonus 5 tahun iuran gratis.

aku sempet curiga kalau ini penipuan karena kemaren sore

baru saja omku cerita kalau dia habis ditipu tentang

voucher2 hotel.

tapi waktu itu, omku gak cerita dengan jelas,

jadinya aku nggak jelas dengan bagaimana kedok penipuannya.

trus, kurir Heri itu datang dan mengantarkan buku

yang berisi voucher2..

aku sempet curiga karena nama2 hotelnya tidak terkenal (walaupun hotelnya memang ada, tapi tidak sesuai yang dipromosikan via telepon)

dan voucher2 yang tidak meyakinkan.

memang mereka membuat kartu anggota, tapi itukan kita bisa buat sendiri…

trs aku langsung bilang

kalau aku akan aktifin kapan-kapan..

tapi anehnya, kurir itu langsung maksa kalau harus aktifin hari itu juga

karena dia onlinenya hari itu.

(padahal waktu penjelasan di telpon ga spt itu- bisa kapan saja diaktifin –> tinggal telpon).

trs aku sampe ditelpon lagi sama Hery itu.

dan tahu2 dia bilang bisa dibayar dengan credit card yg lain.

pokoknya harus saat itu…

aku jadi curiga dong…

kalau emang ada kaitannya ama ABN, kan ga perlu bawa mesin otorisasi nya…

dia kan bisa otomatis…

satu pihak, aku ga percaya ama dia karena ga meyakinkan…

bagaimana aku tahu kalau ini bukan penipuan…

tapi di pihak lain, sayang juga kalau ternyata beneran (apalagi aku hobi traveling)…

trs aku minta waktu buat naik ke ruanganku..

aku sempet diskusi bentar ama temen2 kantor,

en mereka cuma bilang hotel ga meyakinkan jadi ga usah diambil.

(mereka gak pernah ada yang ngalamin ini sebelumnya)

akhirnya, aku nyoba nelpon ke rumah omku

en puji Tuhan omku lagi gak ke pabrik

en langsung cerita tipuan yang waktu itu dia alamin..

PERSIS SAMA TEKNIKnya….

fiuh.. pj Tuhan banget!!!!

aku langsung turun en menolak mentah2 pembayaran itu..

begitu aku bilang ga mau ngambil voucher,

dia tahu2 bilang kalau itu statusnya udah online

dan walaupun aku nggak ambil voucher itu,

aku tetep akan charge.

(dia sepertinya mau ngancam)

ya otomatis aku bilang kalo sampai gitu aku akan urus ke ABN nya..

karena aku nggak pakai dan nggak nggesek kartu…

pokoknya dia ngotot lagi sampe akhirnya aku bilang

kalo omku bilang jangan diambil

karena omku pernah dan hasilnya tidak memuaskan.

baru disitu dia tutup telpon

en suruh kurirnya pulang… =)

aku bersyukur soalnya Tuhan bener2 nghindarin aku dari penipuan2 ini..

bener2 bukan kebetulan kalau tahu2 omku cerita

kasus penipuan ini kmrn yg sbnrnya udah cukup lama

dia alamin..

en bkn kebetulan juga kalau omku ada di rumahnya,

pdhl dia biasanya di pabriknya.

dan dia bilang inipun hampir terjadi juga waktu dia ke S’pore…

dengan perusahaan yang malahan lebih meyakinkan!!!

jadi ga cuma di Indo aja..

makanya,

aku cuman mau share ama kalian buat lebih hati2 aja..

terutama pengguna ABN AMRO nih….=(

berarti dia kan punya org dalam sampe tahu data2ku????

segitu dulu aja…

THX. GBU ALL